Ini kisah tentang kita, tentang diriku dan dirimu.
Ketika Tuhan menciptakan diriku, Dia menyertai penciptaan
lainnya yang tak lain adalah dirimu. Dia yang menciptakan jarak, Dia pula yang
menciptakan gerak.
Dia bisa mempertemukan kita sejak kecil, Dia bisa mempertemukan
kita saat kita merasa Dia tak adil.
Hingga suatu hari aku mencoba menjemputmu, di saat kau masih
yakin dengan pilihanmu.
Akhirnya aku mencoba sadar, bangkit lagi berdiri dengan
tegar. Sebab mencintai dirimu sendirian, hanya menghasilkan pengharapan dan
kesia-siaan.
Kau dan aku akan tetap jadi kita, kecuali ada yang datang
untuk menghapus namamu dari ingatanku selamanya.
Ini kisah tentang kita, mari bicara tentang apa yang tak perlu kita tentang. Perbaiki atau akhiri.

Comments
Post a Comment